Monday, December 31, 2007

closed

yang sudah lewat,.. menjadi kenangan
yang akan datang,.. menjadi perjuangan

terlepas dari yang lewat dan yang akan datang,.. pijakan tetap berfokus pada hari ini

Sunday, December 23, 2007

rindu sepi

sebuah penantian yang gagal
segenggam dosa yang ditelan mentah mentah
juara dalam menanti
hilangnya penyesalan dalam kerinduan sepi
iya,... ini musibah
semacam penyesalan tentu bukan
kisi kisi surga sudah terlihat jelas namun jauh
sayap cita yang sudah habis terkoyak noda
tak mampu mengejarnya

Monday, November 26, 2007

Hanya menurutku

Maksud hati ingin bangun dari zona nyaman yang meninabobokan, tapi pandangan yang berbeda menimbulkan kontroversi,.. mau bilang apa? I CAN’T SPEAK UP..!

Bagiku, pada prinsipnya ini suatu keharusan, bukan pilihan
Hitam putih kehidupan kujadikan alasan

Bila pada klimaksnya, tamparan keras harus dirasa. Aku pasti menangis, pasti. Tapi takkan mengelak atau meneriakkan pembenaran-pembenaran yang berbau ego busuk. Kuyakinkan ini sebagai konsekwensi dari pilihan hidup,.. atau sekali lagi sebuah keharusan,.. hitam putih

Oleh

Fakir perbendaharaankata, ku coba sederhanakan ungkapan
Ingkar pada komitmen pribadi,.. korban dari kelemahan diri sendiri
Siapa ikut siapa? Logika ikut hati atau hati ikut logika?
Aduh, otakku deadlock,… Ah, aku memang bodoh, tapi Dia tak lupa memberikan ku otak waktu itu, ga ada alasan..!!
Ternyata benar, belajar sederhana itu sungguh tidak sederhana

“tak ada tempat didunia ini yang bisa melindungi mata hati seseorang untuk tidak bersiborok dengan pelajaran hidup yang itu-itu lagi, selama ujiannya belum terlewati dengan sempurna. Dia Maha Melihat dan Maha memberi pelajaran. Mau kemana? Bukan menghindar tetapi menemukan dan menyelesaikan sesuatu yang memang sudah ditetapkan sebagai kadar pelajaran hidup.” (MRS)

Monday, November 12, 2007

mindless mind

Ya Lahi,..
sebuah doa kan siap terucap
kapankah Kau kan menjawabnya?

Ya Lahi,..
entah doa apa yang kan terucap
hati ini terbebani..

Ya Lahi,..
terlalu banyak kepedihan
kapan akan berakhir?

Ya Lahi,..
maafkanlah mereka yang tercinta
segala dosa ibu dan bapaku

sela lelap

lembab dingin terasa di telapak tangan
keringat dari hati menuju pori kulit
di sekujur tubuh tanpa henti tanpa mengerti
kejamnya dunia berkedok es teh manis di siang bolong

kesakitan menggerogoti dari dalam
hati hanya mampu bertahan
entah untuk berapa lagi malam
haruskah kusudahi keterbatasan

serpihan sisa dari otakku masih tercecer
menjadi mimpi yang tak kesampaian
dalam gelap ku berdoa
berikanlah segunung jawaban

ages doesn't matters

you know that you're the girl that I adore
and i'll never ever leave you side no more.
i'm going to stick with you tonight
we'll dance till the morning come with sunshine
i'm not scared of you and baby I can be true if you love me to
i'm the one for you and you're the one for me.
you swear to God that you love me and i could swearing too
even there's some extra space next to your bed was empty
you let me stay so ... i'll be there soon
cause in the night time when your sleeping
i'll be there to say that I loved you
how old are you? it doesn't matter...

Sunday, November 4, 2007

realistisnya si picisan

dalam nyata, kamu punya kehidupanmu sendiri
dalam nyata, kamu memiliki kebahagiaanmu sendiri
dalam semu, kamu adalah episode romantisku
dalam semu, kamu adalah kebahagiaanku

hei kamu, coba dengar sang waktu berujar ; "nyata adalah jawaban, dan semu adalah yang ditinggalkan"


"kebahagiaan itu,apa sih batasannya sayang?"

Tuesday, October 30, 2007

Lelakiku

Wahai lelakiku
Padamu kutambatkan hatiku
Padamu kutitipkan jiwa ragaku
Padamu kugantungkan hidupku
Padamu kuberikan duniaku
Dan hanya padamu kutitipkan seluruh rasa dan perasaanku..cinta dan sayangku yang terdalam
Dan disepanjang hidupku..rinduku hanyalah untukmu dan anak-anakmu.

Disetiap senyum,canda dan tawamu
Dan disetiap luka, duka dan laramu
Disisimulah aku berada, dibelakangmulah aku kan mendukungmu
Tak ada jalan yang ku tempuh tak ada tapak yang kupijak selain jalan dan jejakmu.
Tak ada mimpi yang ingin kuraih, tak ada harap dan citaku yang ingin kucapai selain
Selain mimpimu dan sgala citamu dalam hidupmu karenamu adalah diriku

Tak ada yang lain dalam dunia dan akheratku, dan dalam doaku pada-Nya kan selalu kuminta hanyalah engkau lelaki dalam dunia dan akheratku

Dalam doaku pada-Nya,hanya kau lelakiku dan anak-anakmu

dewi pagi

aku terbang rendah menembus pepohonan tebal kesayangan
menuju bukit keramat dengan kunci di jiwa
bertemu pegasus khayangan yang sengaja menungguku
mandi air mata naga di depan pintu
agar kunci di jiwa keluar dengan mulia

sampailah aku di depan pintu keramat
kubuka dengan mudah semudah membalikkan telapak tangan
hanya ada putih berjubah cahaya

Selamat pagi
Yang Mulia Matahari,
bolehkan aku mengantar hari ke bumi?

loncat ditempat

lihat saya dulu
sebuah jiwa yang hidup
dalam bayang masa lalu
penuh tawa palsu
diiringi puluhan batang rokok
yang terhisap dalam sehari

lihat saya sekarang
kusut compang camping
dengan hati keroncongan
ada kamu ada bahagia
meski tak ada lagi kemewahan
untuk menjalin kebebasan

Celaka Segera

Kepedihan tersedot langsung
Ke paru, jantung dan lambung
Tak tersaring lagi oleh untaian bulu hidung
Hancurkan hati meleleh dimakan basi
Aku sekarat, berkarat di pinggiran
Sungai coklat yang menghitam
Dari alam raya kami bernyanyi
Menjajah semua udara yang tersisa
Keterasingan hantarkan aku pulang
Kembali pada hijaunya nirwana

Thursday, October 25, 2007

jealousy

aku mencari kamu kemana-mana.
tapi tidak kutemukan kamu di mana-mana.
hingga suatu malam aku menemukan kamu
bersinar merah cerah
di hati seseorang lain.

i wish i was blind. blind. blind.

Wednesday, October 17, 2007

Na Na Na La..

Kau adalah jingga di awal warna
Sebuah nada tinggi not pada syair lagu
Disampingmu tanpa ragu kuberdiri
Menjadi surga dalam hidupmu

Aku menatapmu berdiri dalam kegelapan
Dan kini kusadari apa yang ada dalam hatimu
Huruf tebal-tipis bercerita
Sebuah derita dalam mimpi yang termegah

Thursday, September 20, 2007

Dalam Ramadan

Ku rindu Diri-mu
Dalam Ramadan kuingin selamanya ,dekat dengan-Mu

Dalam Ramadan
Kutangisi diriku
Akan dosa yang kuperbuat
Akan penyakit yang kusebar
Akan takutku…wujud setan dalam diriku

Dalam Ramadan
Ingin kubasuh lukaku
Yang menganga membusuk
Menannti kasih-Mu dengan tangan-tangan-Mu
Menghapus sgala sakit, kecewa, akan kefanaanku

Dalam Ramadan
Ingin kubasuh hatiku dari kekotoran jiwa ragaku
Dari debu-debu Yang selalu melekat dan mnyelubungiku


Dalam Ramadan
Ingin kulepaskan rinduku pada-Mu
belum sgala nafsuku mengalahkan akal sehatku
Sbelum cintaku pada dunia membuatku mengkhianati-Mu

Dalam Ramadan
Kuingin selalu tangan-Mu menyentuh kalbuku agar kuselalu dekat dengan-MU
Agar ku berada slalu di jalan-MU, dan berada dalam rumahMu

Tuesday, September 11, 2007

dunia abu2

di dunia ini aku tau dia ada, dan mulai mengenalnya kemudian jatuh hati padanya
skenario yang sama sekali tak pernah kuduga, memang selalu saja begitu
tapi yang ini, sungguh menggelitik

eksotik, menarik dan unik,.. gambaranku tentangnya
untukku, dia cerita manis,.. yang pada akhir ceritapun tetap membuatku tersipu
lewat dunia ini, kukatakan satu rahasia padanya,.. bukan suatu kebanggaan, hanya sebuah kekonyolan

didunia ini pula kusadari, aku dan dia adalah beda,... dinamisnya dia, konsevatifnya diriku
entah apa yang selalu mendekatkan ku padanya, padahal setiap waktunya selalu kutemukan beda itu
tapi ada satu kesamaan,.. "bila dia bahagia, akupun ikut bahagia ;)"


seorang sahabat berkata, "dan semoga yang terjadi yang terbaik :)"

Thursday, August 30, 2007

jenuh

ketika mata terpejam,
aku tidak melihat kamu
dan tidak berusaha mencari kamu.

.. aku ingin terus terpejam, sendirian.

Monday, August 6, 2007

katakan

siapkah menjadi asing diantara tatapan aneh, penuh kontra ?
siapkah menjadi asing dikala meneriakkan prinsipmu, banyak makhluk yang mencibir ?
siapkah tetap konsisten, bukan sekularisme dan materialisme yang jadi pilihan ?

siapkah untuk melangkah kawan, jauh dari peradaban itu?

Saturday, July 28, 2007

Hanya cerita, bukan memori

dalam kirlapan perak di kota gede
suara gendingan sayup sayup
diantara dua medan laga arjuna
sedikit kisah asmara menampar
tak ada debu, hanya kapur tembok
di setiap sudut gang para priyayi
pengabdi jiwa pada rajanya
ramah senyum pengayuh becak
tawaran jagung bakar dan rondé alun2
serta pelukan hangat di sisi rel kereta
sepuluh tahun yang lalu
sedikit yang terpapar
dari ribuan memori
pada kota penyangga merapi

tampar aku

terdiam membeku saat kau sebut namaku
tersipu namun rancu itu candaan atau bukan lagi khayalan
sedikit kepingan sendu terombang ambing logat suara
dalam kegelisahan pelukan angan
gerak riak darah kental menodakan pipi
tersayat mendung diatas samudra menjelma
dari ujung sambungan langsung jarak jauh
suara sayup jangan pergi teruntai manis
temani melawan pekatnya perih hati di esok hari

Thursday, July 26, 2007

sakit

bola-bola panas kejar-kejaran dalam tubuhku,
dan mereka mengacaukan sistem pertahanan vital satu-satunya yang kumiliki.
sedangkan para kurcaci sel otak terus menerus mengeluarkan perintah untuk beraktivitas
tanpa henti.
deretan kegiatan antri dengan sabar untuk dikerjakan,
aku hanya memilih mana yang paling ringan-paling cepat,
dan lagi-lagi aku berhadapan dengan perintah yang paling sabar menunggu:
namanya skripsi.
tiba-tiba ada seorang perempuan gempal tergopoh-gopoh datang ke singgasanaku
dengan muka ceria ia datang membawa sebuah berita dan berkata:

" tempat tidur sudah rapih dan selimut tebal yang baru sudah dicuci dan siap dipakai Tuan Puteri. "

aku buang muka.
dia melengos pergi menuju ujung kamarnya,
sementara aku berusaha setengah mati untuk tidak tertarik pada tawaran bangsatnya.

Wednesday, July 25, 2007

tawakal

15ºC dari kaki hingga kepala
merunduk kaku tak berdaya
kurebahkan badan uzurku
pada sebuah jam pasir

wahai Sang Hyang pencipta jagad
dengan iringan pinta penuh cinta
kutanggalkan semua nafsu
dari lilitan angkara murka

dia mimpimu

Dimana jiwa batin yang kukenal
Ketika setan terima doaku
menjelma dari putihnya asa
menjadi nafas neraka

Dimana jiwa batin yang kukenal
Ketika keparat adalah mimpiku
mimpi terbang diawan
menjadi penggali kuburan

Dimana jiwa batin yang kukenal
saat laknat menjadi sumpahku
dalam hati yang damai
menjadi jiwa yang siap membantai

Monday, July 23, 2007

lepas

tidurlah..
tidur.
regangkan ototmu,
istirahatkan batinmu.

jangan bangun..
tetaplah nyenyak.
ikutilah mimpimu,
buyarkan penatmu.

sementara aku akan tetap terjaga,
memastikan tidurmu pulas,
dan selimut melindungimu erat.
sebentar lagi..
tetaplah tidur..
satu dua tiga..

aku mengendap-endap keluar menuju teras,
meninggalkanmu tanpa jejak,
pergi selamanya dari derita yang kupikir tak bertepi.
jangan harap aku kembali,
karena hidupku sudah lama menunggu.

have a nice dream bad memories.

bodoamat

semua orang tanya kok bisa?
aku cuma diam sambil nyengir lemah.
semua orang ribut menakut-nakuti,
aku hanya tersenyum miris sok ketakutan.
semuanya, silakan berteriak ganti-gantian..
karena aku akan tetap seperti selebritis dengan kacamata hitam berjalan cepat menuju mobil dan berkata "no comment"

sebenarnya aku hanya terlalu malas untuk menceritakan keceriaan hati seorang wanita yang menemukan lagi kenyamanan di balik kontroversi basi.

Amuk Rindu

Hempaskan sesak
Saat rongga hati
Menyepi di pelukan
Kembalilah para tiara
Penyulam ragu rasa
Peniup hawa surga

Tarian Pulau Pujian

Pasir pantai dipeluk ombak
Seiring tujuh warna menutup terang
Mistik dalam hentakan menyambar
Denting melodi dari mulut gending
Terjaring lekukan jari-jari manis
Ini renungan jiwa menari
Bersama api getarkan malam
Bunga kamboja jambon merangkai mahkota
Meski mati dalam nirwana
Dosa terbawa oleh sang dewa

Sunday, July 22, 2007

Lingkaran

"malam tak berganti
waktu berhenti seperti mati
tidak pergi tidak kembali
detak hati tak berarti "

waktu tak berhenti
malam selalu berganti pagi,pagi selalu berganti malam
hadirkan setiap warna dalam hidup
dan akan selalu terasa indah pada setiap bentuk yang hadir
meski kadang terasa pahit tuk dijalani namun terasa indah tuk terlewati

malam sebenarya berganti
tak terasa tak teraba
tak ada yang bisa membuat waktu yang terlewati menjadi berarti
saat hati mulai mengeras tertiup harapan yang tak tersampaikan,cita yang
tak terwujudkan

waktu tak pernah berhenti untuk hati yang selalu mendamba sesuatu yang
dirindukan,walaupun tampak maya namun terlihat jelas pada setiap asa
mungkin detak hati terasa tak bearti karena tak semua hal dapat kita ketahui
betapa kabut waktu memberi efek semu
samarkan cinta,kasih dan sayang orang-orang selalu mendamba dan mencinta mu
menanti setiap kehadiranmu,walau sekedar bayang hitam dirimu yang hadir di
ujung malam hingga saat pagi menjelang
betapa beartinya setiap detik waktu yang terlewati disetiap jejak kakimu
tanpa sadar setiap apapun yang kau lewati
sekecil apapun itu
sekejap apapun itu
akan sangat berarti bagi seseorang
tapi itu tak kan kau ketahui
karena kadang waktu terlalu menutupinya dengan cepat
seperti hilangnya jejak embun karena teriknya matahari yang menguapkannya

tapi tak dapatkah kau lihat jejak halusnya disetiap helai daun-daun hijau
yang terlindung dari cahaya yang menyilaukan mata hatimu
bangunlah!waktu tak berhenti
tapi kau harus mengejarnya
rasakan setiap waktu yang kau lewati
betapapa semuanya terasa indah walaupun pahit tuk dijalani
bukankah ini hidup?tak ada selamanya manis

malam selalu berganti pagi
waktu tak berhenti
malam selalu berganti pagi ,pagi selalu berganti malam
hadirkan setiap warna dalam hidup
dan akan selalu terasa indah pada setiap bentuk yang hadir
meski kadang terasa pahit tuk dijalani namun terasa indah tuk terlewati

Thursday, July 19, 2007

ding.. !

menunggu dengan setianya
ku tutup mata dan telinga, melangkah pasti dengan mimpi yang ini
tapi tanya itu selalu hadir,.. kenapa kamu,.. kenapa kamu yang ku mau

waktu yang berjalan, sesekali mengendorkan inginku
aku lelah, kadang terlintas kata menyerah
kukira kucukup kuat, ternyata tertatih juga

malam ini gemerlap bintang indah sangat, memberi keteduhan
"lelah tidak salah, sejenak beristirahatlah", bisik sang kejora

wanita

paras lembut, dengan taburan makeup minimalis
terlihat menarik, walau tanpa pengeksploitasian apapun
pandangan hangat, terpancar ketika pun dia tertunduk
gemerlap indah, tanpa kemewahan

wahai wanita,..
dia yang disebelah sana

terimakasih telah bertemu
harap bisa sepertimu

kecanggihan teknologi, medikasi dan kebobrokan tiang penyangga rasa

Sintal di pojok jalan dengan kulit wajah tertambal sana sini dengan make up beli di pasar senen 1000 dapet 3 dan rok sejengkal yang hampir menampilkan tontonan pantat burik bersama rubah penjaganya menyilangkan kaki diatas kuda besi buatan cina
---ini bukan buku karangan Emka tentang kontol memek undercover---

Tegap berwibawa dan ramah sambil senyum sana sini sama tetangga entah ikhlas atau tidak karena dibelakangnya ada 2 orang kacungnya yang membagi-bagi amplop berisi selembar uang entah berapa jumlahnya tapi terlihat berwarna hijau dengan angka 2 dan 4 buah nol berjejer dibelakangnya.
---ini bukan pemilihan wakil daerah (pilkada) atau pemilihan calon gubernur---

Sepatu baju celana peci sarung sajadah semuanya baru sementara di depan pintu keluar ada nenek2 sama 2 cucunya mengemis sambil menangis.
Sebagian besar cuek aja tapi ada beberapa yang memberinya karena ingin dilihat sahabat dan pengikutnya yang biasa mengelu-elukannya. namun ada saja yang memberinya dengan ikhlas tanpa pikir itu cucunya sewaan atau beneran cucunya
---ini bukan hari lebaran tahun kucing garong---

Sampul buku ini tidak lolos badan sensor karena terlalu seronok dan jika masih diterbitkan akan dituntut dan diminta ganti rugi untuk badan sensor.
---ini bukan pembredelan majalah assooyyy oleh badan sensor "ga jelas" dan segenap artis2 pintar yang mau difoto demi uang---

---ini bukan salah penjual tanah tapi salah pembuat akte tanah---
---ini bukan pembakaran daerah pemukiman dengan tidak sengaja---
---ini bukan...
---ini bukan...

jendela

bagaimana jika kau memilih menjadi rumput
jika wangimu lebih segar dari bunga mawar
bergoyanglah sebarkan wangimu

bagaimana jika kau memilih menjadi raja
jika kepandaianmu setingkat para dewa
bijaksanalah pada rakyatmu

bagaimana jika kau memilih menjadi bulan
jika sinarmu lebih terang dari matahari
tenangkanlah malamku

Re-antara

Lebih dari 19.7 detik aku menggumam
Menutup mata dan rasakan
Getaran dari dalam rongga bibir
Mengalir kekepala leher kesekujur badan
Aku damai dalam alunan vibrasi yang statis

Nafas mengalir lalu lalang
Dari hidung ke paru ke otak
Kecepatanya lambat namun konstan
Saat jiwa dan hati menyatu warna warni
Detak jantung yang karatan ini masih terdengar halus

Anomali warna saling bertubrukan
Terang dan gelap saling menyalahkan
Ketika mimpi menjadi halusinasi
Kukeraskan gumaman dan rapatkan mataku
Berharap damai itu kembali
Di detik ke 21

Friday, July 13, 2007

kenapa kamu?

dari mata kemudian kehati menuju ke otak,.. jari2 mulai mengikuti perintah,.. satu dua kata terangkai menjadi beberapa kalimat,.. maka jadilah,.. kalimat tanya kujadikan titlenya,..

bersambung,..

jidhga

dia tak bisa menguburnya
ingin, tapi tak bisa

kini,
dengan sendirinya terkubur
bersama jiwa,.. dan raganya

(agustus 17, tahun kelima katanya)

apa ?

bila bukan cinta
tak mengapa
bila harus jatuh
tak mengapa
bila mulai berisik
tak mengapa
bila terkoyakpun
tak mengapa
bila tak terkendali
tak mengapa
bila ditinggalkan
tak mengapa

trus apa?

Wednesday, July 11, 2007

Jangan Tanya cinta

aku tidak pergi
hanya mengiringi waktu,
jangan tanya cinta besok ato lusa akan sirna
jangan bilang sudah, besok ato lusa mungkin indah
jalan tak berganti hanya waktu berlalu

mungkin bukan cinta mungkin emosi semata
tapi ini sebuah harga yg harus di bayar dengan jiwa

Jangan Tanya cinta begitulah adanya

Tuesday, July 10, 2007

Venus

Hamparan Rumput hijau bernyanyi
Bunga mengumbar cumbu
Lebah menyeruput madu
Hantarkan kepada Sang Ratu

Siapa kamu?

"Aku Rumput
Malam ini dalam kesepianku
Lembutku kan menidurkanmu"

"Aku Bunga
Rebahkan kepalamu dipahaku
Ungkap semua damai mimpimu"

"Aku Lebah
Kubawa kau terbang menjelajah
Melawan pilu hati kejamnya dunia"

"Aku Sang Ratu
Berdirilah disampingku
Menjadi Raja membangun nirwana"

Nirwana Lama

Lembaran lalu yang menguning diterpa jaman
Tersembul keluar dari celah halaman tengah
Meski sedikit tapi cerita itu terbesit secepat kereta malam
Sejenak kumenutup mata mencari keindahan
Semuanya indah meski penuh peluh
Semestinya kusobek ketika balutan sepi baru diawali
Sadar akan menjadi sayatan baru pada kulit tipis hati
Hati bertanya ini cinta atau nafsu
Aku merindu pada untaian haru
Hela nafas menghentikan lara sendiri

Monday, July 9, 2007

ssttt..

berlabuh di dermagamu,.. menenangkan, kenapa ya?
tapi harus lanjutkan perjalanan
berat melangkah,.. sudah merasa nyaman disini
ada sesuatu yang memaksa pergi,.. logikakah itu?
ough,.. otakku mulai berisik

Pelamunan

Bertepi ombak berlabuh
Angin awal bulan membawa kapal ke samudra
Sepi jaring menyapu
Setiap kayuhan tak berarti

Bintang utara membelah langit
Menjadi panutan untuk kembali
Gelak tawa deburan ombak
Membawa kerinduan pada tepian

Kemudi sudah tak berarti
Patah tiang layar menjadi sarapan
Sementara pasang segera datang
Arus berubah tak terkendali

Sampai hati laut tak berjiwa
Lubang besar di lambung kapal
Kemana lagi harus mencari
Sebuah tambatan untuk berlabuh

Terlelap diatas hangat pasir putihnya
Hijau membentang memberi harapan
Mata terasa pedih menangis
Sebuah dunia baru yang kekal dan abadi

Gelap Mata

Hei kamu yang disitu
Sadarkah dengan senyumnya
Meski hatinya terkoyak
Masih juga senyumnya untukmu

Hei kamu yang disana
Sadarkah kamu tidak ada
Walau bahagia kau tawarkan
Dia tetap milikku

Sunday, July 8, 2007

Dongeng Kang Sekop

700 hari yang lalu Aku seperti anjing balap
Dipijat, dibelai, diberi makan dan kapsul2 protein penambah stamina

Kemana mereka para pencari cinta?

Sevenova

Aku pikir,
Aku ga akan liat hari esok
Karena kupastikan aku meninggalkanmu
Untuk selamanya

Aku bukan ksatria berhati batu
Juga bukan pendeta pembawa berita
Atau jutawan pegumbar sedekah

Menangislah hari ini
Menangislah esok
Tertawakan kemenanganmu
Tertawakan kesendirianmu

Thursday, July 5, 2007

Cumbuan Maut

strawberry pelepas dahaga
aku jatuh cinta ditiap harinya

Marxisme

dia tau aku, dia juga tau aku
dia tau dia, aku tau dia dan dia juga
aku tau dia seperti dia juga tau dia
bergandeng tangan erat bersama
melawan gagah kejamnya dunia

Kali ini di hari ini aku tak tertawa...
gelisah menahan sesaknya dada
jika cinta terbeli harta

Morfin

Ribuan kali kujentikan mata pena
Entah sudah berapa banyak coretan tentangmu
Tak tertulis kalimat indah yang telah ku ukir dalam benakku
Seperti mati di dalam khayal bersama ribuan kunang2
Sebuah kenikmatan dunia pelangkap hati jiwa

Dering telfon berdering
Rindumu atau hanya rinduku?
...
bukan kamu

Ilusi

Setitik temaram sempor bercahayakan jingga
Didalam ruang di hati yang gelap

Sadarkan aku..

Uh..kini sepi meninggalkanku
Dikala awan hitam bercanda

Sadarkan aku..

Aku terjatuh dan terhempas
Ketika keyakinanku padamu mulai sirna

Sadarkan aku..

Pelukan daging sintal berkulit halus
Membawa aroma wangi rumput

Sadarkan aku..

Saat kalimat lebih indah dari janji
Membeku hingga ujung waktu

jengah

mereka pikir
ketika cinta menjadi sebuah kewajiban
tuhan menjadi pemasung cita
mungkin mereka ga sejujur neraka
yang menunjukan kedoknya dibumi
memberikan kebahagian yang tulus
meski dibayar dengan dosa
kerancuan kini terkuak
dari tulusnya niat untuk taubat
membunuh bukan lagi menjadi aurat

bukan sok tau
tapi aku tau,
Tuhan bersedih bersama malaikat2 surga
melihat kalian memperdaya sesama atas namaNya

hidup?? lanjutt..

usiaku bukan ukuran kedewasaanku
jangan paksa aku untuk menjadi sempurna
tak bisa seperti itu, setidaknya untuk saat ini

mengapaku harus hidup dalam keterpaksaan?
mengapaku diberi pilihan yang sulit?
inikah harga yang harus ku bayar atas kesalahan laluku

yah, memang nilai yang setimpal

damn... !!

mengapa aku harus bungkam?
inginku terpendam
terpaksa diam
ah, semua jadi padam

Wednesday, July 4, 2007

Usia kita sama

Embun pagi
menetes diantara kelopak kamboja merah
detik ini untaian senyum kembali terwujud
akal sehat merenung hanya kebebasan yang ada
dan berkata...

"kau diciptakan tidak untuk menjadi biasa"

inginku menjadi dirimu
coretan luka saat kau jatuh masih membekas
menjadi dirimu bukan aku
adalah aku bersama jiwamu

Labirin

melampau jauh meninggalkan cita
menangisi rindu hati di persimpangan
ini jelas tak mudah
mereka bilang hidup adalah pilihan
meskipun harus berkorban di setiap sisinya

lampu kini berkedip kuning
aku takkan diam di tempat
tekan pedal gas sedalam mungkin
persetan dengan arah lain
persetan umpatan orang
persetan dengan moral dan aturan

lelah tergopoh mencari selembar jiwa
hingga pagi buta menerpa
aku terlelap

selamat pagi

Malam panjang

Malam panjang…tak berujung
Sepi dinginya dinding kamar kecil bernyamuk
Mengamuk dilangit-langit kamar
Berisik sakittkan telinga bangunkan mimpi
Manisnya mimpi…ngerinya nyata
Tangis datang…leleh di pipi
Hati yang miris sedih
Tak berdaya akan suatu cita yang tak teraih
Berharaf semua berjalan semestinya
Berjalan pada jalannya yang tercitakan
Baik-baik saja?
Sementara malam beranjak pagi yang menyepi
Suara jangkrik mengerik hati dingin sepi menyepi,ngeri datangnya hari
Risau hilangnya matahari terangkan hari..
Telan indahnya hari
Malasnya awan mendung tuk beranjak pergi meninggalkan hari
Berharap angin meniupnya dan undang udara segar pagi hari ini.

Dingin

Dingin….kaku…….beku
Hilang….kosong….melompong
Risau……takut…..menciut……hilang tertelan asa
Haru….biru…….rindu…tak menentu kemana terbawa
Resah…makna tertelan beku biru kelabu
Tak tentu rasa membawa sejuta rasa
Hilang ada dan tiada
Timbul tengelam
Melayang pada satu titik yang tak berposisi
Berputar antara tak berantara
Berpijak pada suatu tak berpijakan
Melayang pada suatu yang tak bertepi tak berujung tak beruang tak berwarna
Dimana?
Disini?
situ?
Dimana?
Takterpetakan
Dingin ………..kosssong..tak teraba……blong
Clear……zip……tak berasa….gelap…….khilap….buntu….terrikat bodoh pikiran sendiri

Tak berdaya pada diri sendiri…mati jiwa…sirna cahaya cinta yang membiru rindu terabaikan …….tertutup sgala harapan yang menggebu akan sgala cita yang hampa terlupakan…

Mimpi yang terus membayang semu
Antara nyata dan tak nyata
Ada dan tiada
Beku ,,retak usia…hangat cinta…. Panas nafsu…letih lemah jiwa raga ….

Badai datang? Besar? kecil? hancurkah? tak ada sesuatu yang kupegang dan kugantungkan tuk berpegang…..hancurkah nanti? Hilang tak berpetopang?

Kemana berlari? bersembunyi? hadapi ketakutan dgn keyakinan yang tergerogoti karat yang tak terlihat kedalamannya?

Nyerah? pasrah? biasa aja? Lurus aja? daaaahhhhh

Sunday, June 24, 2007

iyah

Kata orang hidup itu pilihan, tapi gimana jika kita dalam posisi gak sanggup untuk memiliih..

Thursday, June 21, 2007

Kempis bukan berarti tipis

22 tercoret di kalenderku, ya masih lama...
perutku kini diancam menunda makan malam
sementara orang masih memikirkan halal haram
teringat sodoran tangan yang telah kuulang untuk kali kedua..

seiring hisapan lintingan tembakau...
bunyinya makin keras,
luka sayat didalamnya melebar
seperti pukulan dari ajian sutasoma
keras dan dahsyat..

Tuesday, June 12, 2007

jatuh

nasibku menjadi sepatu butut
kotor tak terawat
meski jelek tapi nyaman
hitungan hari atau jam
akan ada model baru
yang lebih kau suka
lebih bisa diandalkan

tan+pa = ham+pa

ketika sendiri
aku baik2 saja

kemudian, dia ada
aku semakin baik saja

bila tanpa dia, aku akan hampa
tapi pasti tetap baik2 saja ;)

Monday, June 11, 2007

Kursi Tua

reyot rayap membangun rumah
dalam sela2 lapisan kursi tua
terapi instan untuk jiwa
saat aku bertanya sampai kapan akan bertahan
menahanku dalam ribuan kewajiban
sesak dada oleh ejekan
peluh deras bercucuran
mampukah aku konsisten pada satu tujuan
meninggalkan kursi ini
seperti yang beliau inginkan

...

kaku terdudukku disini
di sebuah kursi tua

Nafas

tiang tiang canda mulai tidak kokoh
berkarat dan tak lurus lagi
kemampuan tawa hanya sebatas film kartun
sedikit demi sedikit habis di angan
kaulah yang dulu menjadi nafas hidupku
setiap hari setiap jam dan detik
keterikatanmu menjadi pelik
minta damai sepihak
adakah dirimu ketika aku jatuh
dan tak terselamatkan?
baiklah...
sampai jumpa kawan
sampai jumpa di dunia awan

Dead Cute

kemarin kau datang
maafkan aku tak menciummu

kemarin kau datang
maafkan aku memelukmu

kemarin kau datang
maafkan telah bernostalgia

kemarin kau datang
maafkan tesotosteronku meski kau mau

kemarin kau datang
maafkan bicara rindu

kemarin kau datang
dari semua cerita
hanya kata cinta yang tak terucap
pengakuan tak bermaterai
kita tak akan bersama lagi

kemarin kau datang
lalu pergi

Saturday, June 9, 2007

For All I Know

dari semua janji-janji yang kau ucapkan di telingaku, dari semua jalan yang kita lalui bersama, dari semua hari dimana kita berpegangan tangan, dari semua waktu yang kita lewati, dari semua tempat dimana kita pernah berbagi, dari semua tawa, canda, dan harapan... takjubnya diriku padamu, kau mempesonaku, mungkin saatnya bahagiaku, but now, for all i know, we are friend.
thanx GOD... finally i found myself again, my body and my soul.

for my best friend, i would like to say "sorry"

i'm sorry

untuk seseorang disana,.. seseorang yang sama sekali tak mengenalku, bertemupun tak pernah,.. tapi begitu besar kesalahankanku padanya,… fatal
Mungkin ketika diberi kesempatan bertemu,.. satu kata yang pertama terlontar dari mulut ini,.. maaf

Thursday, June 7, 2007

?

…maafkan aku Tuhan yang masih lebih mencintai duniaku dari pada-Mu.ku tahu ku hanya makhluk-Mu yang paling lemah dan bodoh.tapi kumohon bukannya ku tak rindu dan cinta pada-Mu.setidaknya tolong aku biarkan ku menunaikan kewajibanku sebagai manusia di dunia ini. Ku panggil Nama-Mu selalu dan kumohon berilah aku waktu sedikit lagi tuk menebus semua tentangku pada orang-orang yang kukasihi dan kepada-MU.

Wednesday, June 6, 2007

,..

aku padamu,..
dengan caraku yang sederhana
menerima kebebasan dalam dirimu
menahan ego untuk bersatu

aku semakin padamu,..
masih dengan caraku yang sederhana
tanpa tuntutan apapun
cukup berbagi cerita
cukup berbagi mimpi
cukup itu saja

yah, aku memang padamu
dulu hingga kini
entah untuk nanti,..

Sunday, June 3, 2007

Semua mengalir adanya

Bila kau hadir
Disetiap mimpi-mimpiku
Kuharaf ku takan pernah terjaga

Saat kau tersenyum
Betapa indahnya duniaku
Kuharap waktu berhenti, saat itu juga

Sayang semuanya takan selalu begitu
Karena dunia lengkaplah adanya
Dimana ada cerita disitu ada sebuah kisah duka dan cita

Ada benci dan ada cinta, ada rindu, sayang, ada dendam
Tapi itulah dunia seperti adanya
Tak perlu kecewa, tak perlu resah.

Karena nyatanya,dalamnya hati lebih luas dan rumit daripada dunia
Tak da yang tak mungkin,tak da yang mustahil

Karena semua terjadi, dengan keajaiban Anugrah-Nya yang terindah dan teragung
Hingga kita tak perlu mengangapnya terlalu dalam dan kekal

Karena yang kekal adalah perubahan dan hanya Kehendak-Nyalah yang terhebat dan tak dapat dibantah.
Mari Semua kita lewati dengan hati yang ceria

Thursday, May 31, 2007

Life's too short

Sang Joker terlihat tak pernah bermuram hati, sedikitpun tak terlihat kerutan sedih di tiap harinya. Bangun pagi-pagi, lalu merenggangkan otot-otot kakunya yang beristirahat semalaman. Berdoa sejenak kepada Sang Hyang meminta kebaikan dan segala ketentraman hari ini. Menyiapkan sarapan untuk istri dan anak-anaknya yang siap melakukan aktifitas masing-masing.

Senyumnya tak akan terlupakan, setiap senyum itu terurai kami terlibat tawa. Dengan perut tambunnya, kehangatan lemak2 itu terasa mendamaikan jiwa. Setiap gerak akan ide gila-nya untuk menjahili dan membuat orang tertawa bukan sebuah ancaman, tapi bagi kita adalah berkah karena tau Beliau sayang pada kita.

Siang menjelang sore, malaikat mulai menari diatasnya, membujuk jiwanya untuk bergabung bersamanya. Tanpa pikir panjang Sang Joker pun menurutinya dan meninggalkan bumi.
Deru isak tangis mengumpat malaikat yang iri. hingga akhirnya kita sadar, kita hanya takut ditinggal tawa dan kasih sayangnya.

25 tahun yang kutau, dia adalah seorang suami yang baik, ayah yang tegar, tetangga yang bersahaja, dan hamba-Nya yang taat.

Rest In Peace

*gw yakin banget kalo saat ini Beliau lagi ngumpetin ban serep malaikat jibril. hehehehe

Wednesday, May 30, 2007

UNFORTUNE COOKIES

anjing.babi.bangsat....kparat kampret ,kupret, setan

Sunday, May 27, 2007

The Story

pada akhirnya cerita harus ada akhirnya, baik2 buruk itu sama saja bagaimana kita sanggup merasakanya, tapi pada akhirnya juga,.... akhir cerita adalah adalah awal dari cerita2 baru yang akan terjadi, rasakanlah apa yang Anda rasakan saat ini, berhentilah jika saatnya berhenti, karena kita begitu banyak batasnya, dan ketika kita sampai di penghujung pada akhirnya, buatlah jembatan baru untuk menuju ujung yang lainya, sampai pada akhirnya...hanya akhir.

Monday, May 21, 2007

Best I ever had

kamu memang terbaik yg pernah gw dapatkan selama ini, gak pernah rewel gw ajak jalan kemanapun mau, kamu gak matre (gak boros) , kamu selalu siap aku naikin sesuka gw dengan berbagai macam gaya yg gw mau kamu gak keberatan, mungkin body kamu gak seindah yang lain tapi itu tidak manjadikan pengahalang cinta kita, dan setelah menaiki kamu yang pasti aku sangat merasa puas, merasa di mannja, merasa jadi raja gw, gw janji akan sering memandikan kamu, rajin servis ke bengkel , ganti oli kamu rutin, oh bebek astrea 800 ku sayang, makasih yah telah menjadi temen hidup ku...muach..muach

Saturday, May 19, 2007

Status Quo River

Air itu mengalir deras, seperti ada dorongan jetpump atau semacamnya di hulu sana
memompa kumpulan molekul cair ke sela-sela bebatuan. sesekali lajunya melambat untuk menikmati tumbuhan asparagus di sisi tebing lembah, sesekali volumenya bertambah dari aliran sungai lain atau kencing seekor rusa.
Apa yang mereka pikirkan, keluar dari mata air di puncak bukit hijau yang rindang, menerjang bebatuan hingga akhirnya terjun bebas di sebuah jurang yang dililit selembar pelangi diatasnya.

"sebut saja namanya bunga...24 tahun.."
"dia cuma ingin menikah dan punya anak"

:P

Wednesday, May 16, 2007

Memori Pucat Pasi

Kutatap matanya, kepalaku pusing
Memeluk tubuhnya, perutku mual
Kucium bibirnya, terasa sesak
Bercinta dengannya, aku muak

Tuesday, May 15, 2007

Postingan pertama

Yah emang sudah nasibnya...mo di gimana2in juga susah...