Ratu dibelakang raja memberi titah,
pelan namun menjerit dibelakang telinga.
Tak ingin salah meski ia salah,
tak ingin bungkam walau sudah tiba waktunya.
Bukan salah siapa2 jika Raja menangis di gelap malam taman keputrian.
Ribuan perang ditumbalkan, ribuan saji terhamparkan.
Lemah gemulai sang Raja, lukisan sang Ratu dalam tidurnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment