Indah melas daun benalu, tak hina dan tak susah.
Katakan kalimat yang hampa, diberinya bahagia.
Aku berlindung dalam buaian kulit lembut dan berpijak pada akarnya.
Terlelap hingga dering pun datang kembali, ku menangis dalam kesendirian.
Tak punya pegangan, takut jatuh ke tanah lalu menjadi indung benalu.
Dering pun semakin keras, dari sebuah nada menjadi lagu, lagu cinta yang kelam.
Mereka disini, aku sudah tau mereka ada disini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment