gemulai lumeran lilin membentuk
kekuningan lemah terbakar
sebuah hitungan mundur berkelebat cepat
dalam ruang waktu antara cinta
aku meredup dalam malam
nyaris terlelap sendiri
salah waktukah untuk memilih
saat terangi diri sudah tak berarti
tak pasti
hidup atau mati adalah pilihan
bacalah arti hidupnya
sebuah dunia fantasi alam nyata
sadar itu bukan untukku
bukan duinaku ataupun sekedar tempat permainan
percuma meradang di sela kegalauan
ketika tak sanggup lagi peluh hati tercurahkan
cahaya cahaya kecil berdatangan
kubertanya pada mereka
pengganti atau sekedar membagi cahaya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment