Purnama ke purnama
Januari dalam keterasingan
mengunyah nasi tak tertelan
di satu titik aku tak bergerak
Konteks hanya sebatas konsep
fatamorgana di atas aspal
tak peduli ratusan kendaraan
melewati tapi tetap ada
walau rantai dunia mengikatmu
terhisap mimpi layaknya jam pasir
hingga gelora jiwa remuk diamuk getir
Dunia berkata
hidup dijalani bukan direnungi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment